Kamis, 27 Mei 2021

PT EQUITYWORLD FUTURES | PUSAT

PT EQUITYWORLD FUTURES | PUSAT


IHSG menguji area bearish, berikut rekomendasi saham hari ini

Posted: 26 May 2021 08:14 PM PDT

 

PT.SOLID GOLD BERJANGKA – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan alias IHSG hari ini (27/5) diperkirakan kembali melemah. IHSG pada Selasa (25/5) berbalik menguat 0,91% atau 52,21 point ke level 5.815,84

Lanjar Nafi Analis Reliance Sekuritas menjelaskan, pergerakan IHSG secara teknikal IHSG break out resistance moving Average 5 hari. Ini seakan mengkonfirmasi pola tweezers bottom yang terbentuk di pekan lalu. Indikator stochastic golden-cross pada area oversold dengan MACD yang bergerak pada kondisi undervalue. 


Pergerakan IHSG hari ini berpotensi menguji bearish trendline jangka menengah di kisaran support resistance 5.773-5.863. 

Rekomendasi saham hari ini (27/5) yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya, BBRI, BBNI, BBTN, BMRI, BSDE, ASRI, CTRA, ADRO, PTBA, PGAS, TLKM, JSMR, WIKA, ADHI, WSKT.

IHSG menguat 52,21 poin ke level 5.815,84. Saham yang menjadi penggerak diantaranya saham ARTO (+9,6%), BMRI (+2,6%) dan TLKM (+1,2%). Investor menyambut optimis peningkatan proyeksi pertumbuhan ekonomi di kuartal ke-2 tahun 2021 yang lebih dari 7% hingga 8% oleh pemerintah dan Bank Indonesia. 


Bank Indonesia menahan tingkat suku bunga di level 3,50% sebagai langkah menjaga inflasi yang masih di bawah 2% dan merefleksi kuatnya nilai tukar rupiah. 

Bursa Asia ditutup mayoritas menguat. Indeks Nikkei (+0.31%), TOPIX (+0.06%), HangSeng (+0.88%) dan CSI300 (+0.04%) naik mengiringi pertanyaan The Fed yang melegakan investor terhadap dampak kenaikan inflasi yang cepat terhadap keputusan pelongaran kebijakan moneter. Ini dimaksudkan mendukung pemulihan ekonomi dari pandemi.

Bursa Eropa ditutup terkonsolidasi. Indeks FTSE (-0.17%), DAX (-0.05%) dan CAC40 (+0.12%) bergerak moderate meskipun indeks Asia dan bursa berjangka AS naik. Saham-saham perbankan menjadi pemberat di bursa Eropa di tengah kekhawatiran tentang pajak baru. 

Saham-saham pertambangan juga turun setelah China meningkatkan upayanya untuk mengekang harga komoditas. Selanjutnya, investor akan terfokus pada data klaim pengangguran awal, Produk Domestik Bruto dan penjualan rumah di AS.

Sumber dari investasi.kontan.co.id, diedit oleh PT.SOLID GOLD BERJANGKA

Selasa, 25 Mei 2021

PT EQUITYWORLD FUTURES | PUSAT

PT EQUITYWORLD FUTURES | PUSAT


BP Jamsostek Siap Benamkan Dana di Proyek Lembaga Pengelola Investasi (LPI)

Posted: 24 May 2021 08:52 PM PDT

PT. SOLID GOLD BERJANGKA – JAKARTA. BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek tengah berupaya mengoptimalkan hasil pengelolaan investasi dari dana para peserta. Salah satunya dengan investasi langsung di proyek pemerintah dan BUMN yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Investasi (LPI) alias Indonesia Investment Authority.

BP Jamsostek menjadi salah satu investor pendukung atau co investor dari berbagai proyek yang akan ditawarkan oleh LPI kepada investor. Direktur Pengembangan Investasi BPJS Ketenagakerjaan, Edwin Ridwan menjelaskan pada tahap awal total investasi langsung BPJS Ketenagakerjaan baru 0,1% dari dana kelolaan yang saat ini mencapai Rp 490 triliun.

Sumber dari kontan.co.id, diedit oleh PT. SOLID GOLD BERJANGKA

Senin, 24 Mei 2021

PT EQUITYWORLD FUTURES | PUSAT

PT EQUITYWORLD FUTURES | PUSAT


PT.SOLID GOLD BERJANGKA | Harga minyak merangkak naik meski kasus corona Asia masih tinggi

Posted: 23 May 2021 06:41 PM PDT

 


PT.SOLID GOLD BERJANGKA – JAKARTA. Harga minyak masih berusaha menguat setelah jeblok mendekati akhir pekan lalu. Senin (24/5) pukul 7.35 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) kontrak Juli 2021 di New York Mercantile Exchange menguat 0,53% ke US$ 63,92 per barel dari posisi akhir pekan.


Tapi dalam sepekan, harga minyak turun 3,56% dari Senin pekan lalu US$ 66,28 per barel yang merupakan harga tertinggi tahun ini.


Sejalan, harga minyak brent kontrak Juli 2021 di ICE Futures naik 0,48% ke US$ 66,76 per barel pada pagi ini. Dalam sepekan, harga minyak acuan internasional ini turun 3,89% dari US$ 69,46 per barel yang merupakan level tertinggi tahun ini.


Kenaikan harga minyak tertahan ekspektasi bahwa Iran dapat menambah produksi minyak sekitar satu juta barel per hari pada akhir musim panas. Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) siap mencabut sanksi sektor minyak, perbankan, dan ekspor Iran.


Iran dan beberapa negara memulai pembicaraan sejak April untuk menghidupkan kembali kesepakatan 2015. Pejabat Uni Eropa yang memimpin diskusi mengatakan bahwa dia yakin kesepakatan akan tercapai.


Sementara perusahaan energi AS menambahkan jumlah rig yang beroperasi dalam empat pekan berturut-turut. Di sisi lain, investor tetap optimistis pada permintaan bahan bakar di musim panas karena adanya program vaksinasi di Eropa dan AS meski kasus corona di Asia meningkat.


Barclays memperkirakan harga minyak brent dan WTI rata-rata US$ 66 per barel dan US$ 62 per barel pada tahun ini. Bank tersebut memangkas perkiraan permintaan untuk emerging markets Asia selain China karena risiko penurunan lebih lanjut jika lonjakan infeksi tak teratasi.

 

Barclays menyebut pembatasan mobilitas yang diperpanjang di kawasan Asia mungkin agak memperlambat pemulihan permintaan. "Tapi tidak mungkin untuk menghentikan mobilitas terus menerus, mengingat sebagian besar hasil positif dari program vaksinasi di seluruh dunia," ungkap Barclays.


Sumber dari investasi.kontan, di edit oleh PT.SOLID GOLD BERJANGKA

Jumat, 21 Mei 2021

PT EQUITYWORLD FUTURES | PUSAT

PT EQUITYWORLD FUTURES | PUSAT


PT.SOLID GOLD BERJANGKA | Harga komoditas terus melejit, China bakal genjot pasokan dalam negeri

Posted: 20 May 2021 05:01 PM PDT

 

 


PT.SOLID GOLD BERJANGKA – JAKARTA. China kembali membuat kejutan. Kali ini, China mengaku akan membuat langkah untuk mencegah lonjakan harga komoditas. Tujuan dari rencana tersebut adalah menjaga tekanan inflasi.

Perdana Menteri China Li Keqiang seperti dikutip Bloomberg mengatakan, akan lebih banyak mencegah efek kenaikan harga komoditas bisa sampai ke ke konsumen.

Komentar itu memperkuat apa yang disampaikan minggu lalu. Perdana Menteri China sebelumnya berjanji akan memperbanyak pasokan domestik untuk menurunkan harga. Hal ini dimaksudkan untuk memperketat harga di pasar spot dan berjangka.

Li Keqiang juga berjanji untuk menindak spekulasi dan penimbunan. Peringatan itu akan membuat harga komoditas turun lebih jauh dan menekan harga saham perusahaan.

Harga di tingkat pabrik China naik pada laju tercepat dalam lebih dari tiga tahun pada April. Ini akan menambah risiko inflasi global dan meningkatkan kekhawatiran bahwa tekanan harga dapat menyebar lebih luas dalam perekonomian.

Inflasi konsumen sejauh ini relatif tidak berbahaya, terutama karena jatuhnya harga daging babi. People Bank of China mengatakan inflasi harga produsen kemungkinan akan stabil akhir tahun ini dan risiko inflasi impor secara keseluruhan dapat dikendalikan.

Perdana Menteri China mengatakan kebijakan moneter harus tetap stabil dan menjaga yuan tetap stabil pada tingkat yang sesuai dengan ekuilibrium. China juga akan lebih banyak memberi dukungan kepada usaha kecil melalui alat relending dan rediscounting.

China juga akan menyediakan dana untuk perusahaan yang ditargetkan dengan biaya lebih rendah. China juga meminta bank lebih banyak memberikan pinjaman tanpa agunan.

"Komentar tersebut menunjukkan pihak berwenang akan menggunakan batasan administratif dan menjaga pasokan untuk mengekang harga komoditas, daripada memperketat kebijakan moneter," kata Zhou Guannan, analis Hua Chuang Securities.

"Rapat Dewan Negara juga memberikan sinyal yang jelas bahwa kebijakan moneter akan tetap stabil dan netral, dan tidak akan ketat akibat inflasi," ujar Zhou. Inflasi terutama disebabkan kurangnya pasokan tapi efek pengetatan kebijakan moneter tidak banyak berpengaruh.

Zhou berpendapat, PBOC tidak perlu mengambil langkah-langkah pengetatan langsung sekarang dan pasar obligasi tidak perlu khawatir tentang pengetatan likuiditas. Yield obligasi pemerintah 10-tahun China berada di jalur terendah sejak September 2020.

Chen Xi, analis Pacific Securities Co mengatakan, yield kemungkinan turun menjadi 2,8% -2,9%. "Faktor negatif terbesar pasar obligasi adalah kebijakan moneter yang mungkin lebih ketat karena inflasi, tapi ini telah terbukti salah," tulis Chen pada Kamis (20/5) seperti dikutip Bloomberg.

Harga komoditas logam industri kompak melemah kemarin. Harga tembaga untuk pengiriman tiga bulan turun 3,88% di US$ 10.001 per ton. Begitu juga alumunium turun 2,54% menjadi US$ 2.415 per ton. Namun harga batubara kembali ke level US$ 100 per ton pada Kamis (20/5), naik 2,83% dari hari sebelumnya.

Sumber dari investasi.kontan.co.id, di edit oleh PT.SOLID GOLD BERJANGKA

Kamis, 20 Mei 2021

PT EQUITYWORLD FUTURES | PUSAT

PT EQUITYWORLD FUTURES | PUSAT


PT.SOLID GOLD BERJANGKA | IHSG masih loyo, saham second liner ini bisa jadi pilihan

Posted: 19 May 2021 06:38 PM PDT

 


PT.SOLID GOLD BERJANGKA – JAKARTA. Saham-saham lapis kedua dan ketiga dinilai bisa menjadi alternatif di tengah masih melemahnya IHSG. Hal tersebut dapat dilihat melalui pergerakan indeks sejak awal tahun yang mana indeks seperti IDX SMC mampu menahan penurunan dibandingkan saham-saham big caps.

 

Mengutip data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) IDX SMC Liquid dari awal tahun atawa year to date (ytd) tercatat turun 4,38%. Sementara, IDX SMC Composite malah naik 0,38% ytd. Pergerakan tersebut berbanding dengan indeks yang dihuni saham-saham bigcaps seperti LQ45 yang tercatat turun 8,57% ytd dan juga IDX30 yang turun 9,40% ytd.

 

Sebagai gambaran, ada 15 emiten pada IDX MSC Composite yang mencatatkan kenaikan di atas 100% secara ytd per 19 Mei 2021. Antara lain, PT Saraswati Anugerah Makmur Tbk (SAMF) naik 377,39%, PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) naik 318,60%, dan PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) naik 298,31%.

 

Di sisi lain, penurunan harga paling dalam sebesar 66,09% yang dicatatkan oleh PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO). Kemudian, PT Indah Prakarsa Sentosa Tbk (INPS) yang turun 65,13%.

 

Sedangkan, dari SMC Liquid top gainers dicatatkan oleh PT Link Net Tbk (LINK) yang tercatat naik 65,89%. Selanjutnya disusul oleh PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) naik 47,85%.

 

Analis Panin Sekuritas William Hartanto menyebutkan hal tersebut kemampuan bertahan indeks tersebut sebenarnya terdorong dari saham-saham tertentu saja. Menurutnya, sistem pembobotan indeks tidak merata sehingga kadang pergerakan beberapa saham saja bisa memengaruhi kinerja indeks secara signifikan.

 

Ia menjelaskan, saham yang mendorong kinerja indeks IDX SMC Liquid antara lain seperti PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) karena terdorong harga CPO. Selain itu juga PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) mengingat penguatannya signifikan sebelum stock split.

 

Ke depannya, William mengamati pergerakan harga saham-saham berkapitalisasi kecil dan menengah masih memiliki potensi menguat. "Ini sebagai alternatif saat IHSG melemah," ujarnya, Rabu (19/5).

 

Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama menuturkan bertahannya indeks tersebut juga terdorong dari likuiditas saham tersebut. "Investor juga mencermati tingkat likuiditas dari pergerakan harga saham sehingga masih terapresiasi," sebutnya.

 

Selain itu, faktor lain yang mendorong juga karena euforia dari aksi korporasi perusahaan seperti pembagian dividen dan juga komitmen perusahaan memanfaatkan perkembangan kontemporer yang ada untuk meningkatkan pangsa pasar, sumber daya manusia, dan lain sebagainya.

 

Juga, saat kondisi IHSG yang dalam keadaan markdwon sehingga pelaku pasar cenderung berkonsentrasi pada saham berbasis lapis dua dan lapis tiga.

 

Nafan menjagokan saham-saham IDX SMC Liquid seperti BSDE dengan target harga Rp 1.155, CTRA dengan target harga Rp 1.125, MIKA di harga Rp 2.620, dan WIKA di level Rp 1.365. Sedangkan, William merekomendasikan beli saham ERAA dengan target harga Rp 700, BSDE di harga Rp 1.300, CTRA dengan target harga Rp 1.400, dan DSNG di harga Rp 740.

 

Sumber dari investasi.kontan.co.id, di edit oleh PT.SOLID GOLD BERJANGKA

Rabu, 19 Mei 2021

PT EQUITYWORLD FUTURES | PUSAT

PT EQUITYWORLD FUTURES | PUSAT


PT.SOLID GOLD BERJANGKA | Simak rekomendasi saham MEDC, MDKA, dan MLPL untuk Rabu (19/5)

Posted: 18 May 2021 05:06 PM PDT

 


PT.SOLID GOLD BERJANGKA – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis 0,01% ke level 5,834.39 di hari Selasa (18/5). Berikut rekomendasi saham MEDC, MLPL, dan MDKA untuk perdagangan Rabu (19/5).

  • PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

MEDC ditutup menguat mebentuk pola candle bullish breakway ke level 760. Ditransaksikan dengan volume transaksi yang cukup ramai jika dibandingkan dengan rata-rata 5 hari perdagangan. Indikator stochastic juga nampak sudah berada pada areal overbought yang mengindikasikan adanya potensi jenuh beli oleh investor.

Rekomendasi: Sell on strength
Support: Rp 730 per saham
Resistance: Rp 790 per saham

Ivan Kasulthan, Erdikha Elit Sekuritas

  • PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)

Kami perkirakan pergerakan MDKA masih rawan terkoreksi untuk membentuk wave C, terlebih bila MDKA belum mampu menembus resistance. Pergerakan indikator MACD dan stochastic juga mendukung akan koreksi dari MDKA.

Rekomendasi: Sell on strength
Support: Rp 2.470 per saham
Resistance: Rp 2.800 per saham

Herditya Wicaksana, MNC Sekuritas

  • PT Multipolar Tbk (MLPL)

MLPL bullish break away. Overshoot target pennant pattern dengan potensi menjenuh. Indikator stochastic overbought dengan MACD yang bergerak cukup tinggi pada area overvalued.

Rekomendasi: Sell on strength
Support: Rp 308–Rp 330
Resistance: Rp 350–Rp 374

Lanjar Nafi, Reliance Sekuritas

Sumber dari investasi.kontan, di edit oleh PT.SOLID GOLD BERJANGKA

Selasa, 18 Mei 2021

PT EQUITYWORLD FUTURES | PUSAT

PT EQUITYWORLD FUTURES | PUSAT


PT.SOLID GOLD BERJANGKA | Pegang 10 Saham Ini Sebulan Langsung Tajir, Telat Masuk?

Posted: 17 May 2021 06:50 PM PDT

 


Jakarta, PT.Solid Gold Berjangka – Pasar saham Indonesia pada pekan lalu hanya diperdagangkan selama 2 hari, yakni Senin (10/5/2021) dan Selasa (11/5/2021), karena adanya libur panjang memperingati Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Setelah libur berlalu, investor pun dihadapkan pada momen perdagangan perdana yakni Senin pekan ini (17/5/2021).

Pekan lalu, atau selama 2 hari, IHSG menguat 0,17%. Pada perdagangan akhir pekan yang berakhir Selasa (11/5/2021), IHSG ditutup melemah 0,63% ke level 5.938,35.

Selama sepekan, nilai transaksi IHSG mencapai Rp 12,08 miliar dan investor juga masih memborong saham-saham di pasar reguler sebanyak Rp 965 miliar sepanjang pekan lalu.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, meski bulan Mei belum berlalu alias baru tanggal 17 Mei, tapi tercatat sejumlah saham menguat signifikan dalam 30 hari perdagangan terakhir secara akumulatif. 

Berikut daftar 10 saham top gainers sebulan terakhir.

10 Top Gainers 1 Bulan Terakhir, per 11 Mei 2021

1. Triputra Agro Persada (TAPG), +131% Rp 775/saham, transaksi Rp 4 T

2. Sentul City (BKSL), +52% Rp 76/saham, transaksi Rp 807 M

3. Kapuas Prima Coal (ZINC), +50% Rp 189.saham, transaksi Rp 2,1 T

4. Matahari Putra Prima (MPPA), +43% Rp 855/saham, transaksi Rp 1,1 T

5. Multipolar (MLPL), +35% Rp 226/saham, transaksi Rp 1,4 T

6. Bumi Resources Minerals (BRMS), +34% Rp 99/saham, transaksi Rp 1,2 T

7. Vale Indonesia (INCO), +27% Rp 5.550/saham, transaksi Rp 2,3 T

8. Merdeka Copper (MDKA), +27% Rp 2.710, transaksi Rp 4,2 T

9. Timah (TINS), +20,13% Rp 1.820/saham, transaksi Rp 2,4 T

10. Antam (ANTM), +18% Rp 2.670/saham, transaksi Rp 7,3 T

Perusahaan perkebunan kelapa sawit milik Grup Triputra, Triputra Agro Persada berhasil menjadi emiten anyar yang mampu berada di urutan pertama saham paling cuan sebulan terakhir. TAPG baru saja mencatatkan saham perdana di BEI pada Senin (12/4/2021), artinya memang baru sebulan terakhir listing.

Saat itu, perseroan melepas sebanyak 866,20 juta saham baru atau sebanyak 4,36% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO), dengan harga pelaksanaan Rp 200/saham.

Dengan demikian, dari IPO ini, perseroan meraih dana sebesar Rp 173,24 miliar. Artinya saham TAPG sudah melesat 288% dari harga IPO.

Manajemen TAPG menyatakan, dana yang diperoleh dari penawaran umum ini akan digunakan perseroan untuk meningkatkan penyertaan modal pada perusahaan anak, yaitu PT Agro Multi Persada (AMP) yang kemudian akan disalurkan kepada perusahaan anak AMP, yaitu PT Sukses Karya Mandiri (SKM) untuk belanja modal dan modal kerja sehubungan dengan pembangunan pabrik SKM di Kalimantan Tengah.

Saham duo Grup Lippo yakni Matahari Putra Prima dan induknya Multipolar juga masuk top gainers. Penguatan ini pun terjadi di tengah kejelasan masuknya PT Aplikasi Karya Anak Bangsa alias Gojek yang membeli saham MPPA dari Multipolar.

Matahari Putra Prima melepas saham sebanyak 11,9% ke tiga entitas perusahaan. Dari 11,9% saham MPPA yang dilepas itu, masing-masing dibeli Panbridge Invesment Ltd sebesar 3,33%, Threadmore Capital Ltd sebesar 3,81%, dan PT Pradipa Darpa Bangsa sebesar 4,76%.

Manajemen MLPL menjelaskan Pradipa Darpa Bangsa adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis. Sebanyak 99,996% saham Pradipa itu dipegang oleh Aplikasi Karya Anak Bangsa, pemilik Gojek, dan sebesar 0,004% dipegang oleh PT Dompet Karya Anak Bangsa alias GoPay.

Direktur PT Multipolar Tbk, Agus Arismunandar, membeberkan pertimbangan perseroan memilih ketiga perusahaan tersebut sebagai pembeli 11,9% saham MPPA.

"Latar belakang dan pertimbangan atas masuknya ketiga pemegang saham tersebut menjadi pemegang saham MPPA karena MPPA merupakan investasi strategis yang memiliki tingkat pengembalian yang baik di masa akan datang," kata Agus dikutip dari keterbukaan informasi BEI tersebut.

Adapun Antam juga masuk top gainers kendati di urutan 10. Sebelumnya Antam acapkali menjadi saham paling aktif. Pada awal tahun 2021 atau Januari 2021 misalnya, transaksi Antam sempat menyentuh kisaran Rp 1 triliun hingga Rp 5 triliun per hari. Bahkan pada Desember 2020, nilai transaksi ANTM pun sempat hampir menyentuh Rp 10 triliun per hari.

Head of Research PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Hariyanto Wijaya, menyatakan ada beberapa saham yang menjadi pilihan utama, antara lain saham di sektor komoditas seperti nikel, minyak sawit mentah crude palm oil (CPO), batu bara hingga emas.

Antam masuk dalam rekomendasi saham Mirae Asset.

"Kami merekomendasikan saham Antam dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO), karena emiten tersebut penerima manfaat dari kenaikan harga nikel seiring dengan naiknya permintaan dari produksi baja dan baterai kendaraan listrik," katanya, dalam keterangan resmi.

Sumber dari cnbcindonesia, di edit oleh PT. Solid Gold Berjangka