Equity World Futures Surabaya – Meski mengalami rebound, harga emas masih turun hampir 13% sejak pecahnya perang pada akhir Februari. Lonjakan harga energi meningkatkan risiko inflasi dan memperkuat ekspektasi suku bunga tinggi yang bertahan lebih lama—kondisi yang biasanya menekan aset tanpa imbal hasil seperti emas.
Namun, dukungan jangka menengah datang dari permintaan bank sentral. Data dari World Gold Council menunjukkan pembelian emas oleh bank sentral pada kuartal pertama merupakan yang tercepat dalam lebih dari satu tahun, dipicu oleh koreksi harga.
Kenaikan ini terjadi saat pasar mempertimbangkan risiko eskalasi baru dalam konflik AS–Iran, setelah Presiden Donald Trump menegaskan bahwa blokade laut terhadap pelabuhan Iran tetap diberlakukan, serta adanya laporan bahwa komandan militer AS sedang mempersiapkan langkah lanjutan.
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures
- Akun Demo Trading
- Registrasi Online
- Data Historis Trading
- Kontak Resmi
- Profil Perusahaan





