Equity World Trillium Surabaya – Di bawah kebijakan baru ini, perusahaan yang memproduksi emas non-investasi, seperti untuk perhiasan atau kebutuhan industri (misalnya elektronik), kini hanya dapat mengimbangi PPN sebesar 6%, turun dari sebelumnya 13%. Perusahaan yang bukan anggota bursa juga akan dikenai perubahan serupa saat menjual produk investasi seperti emas batangan.
Harga emas sempat melonjak ke rekor tertinggi pada Oktober lalu, didorong lonjakan pembelian ritel, namun kini turun cukup tajam. Meski demikian, harga emas masih naik lebih dari 50% sepanjang tahun ini. Faktor fundamental yang mendorong kenaikan, seperti permintaan bank sentral dan minat terhadap aset safe haven, masih tetap kuat.
Disclaimer:
Bertransaksilah
dengan Pialang Berjangka PT. EQUITYWORLD FUTURES (EWF) Priority
Trillium – Surabaya , Sahid Sudirman Centre Jakarta dan Praxis –
Surabaya yang Berada dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta
(BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga
Ketahanan dana. Ilustrasi Informasi Diatas Hanya Untuk Kalangan Internal
Terbatas EWF. Mengingat Pesatnya Laju Informasi dan Berita, Ilustrasi
Berita ini Tidak Menggambarkan Secara Keseluruhan Kondisi yang
Berkembang di Pasar. Perlunya Kroscek dari Pembaca Terhadap Ilustrasi
Informasi Diatas Karena Potensi Mis-Interpretasi. Siapapun Dilarang
Menggunakan Informasi Diatas Sebagai Dasar Dalam Pengambilan Keputusan
Transaksi. Perdagangan Berjangka Memiliki Resiko Tinggi & Cara
Transaksi yang Unik. Anda Dapat Menghubungi Wakil Pialang Berjangka Kami
untuk Menerima Informasi Sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.
baca berita berita lainnya di news Equityworld Trillium Surabaya
berita terkait
News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders
sumber ewfpro.com


%20turun%200,63_%20pada%20Selasa%20selama%20sesi%20perdagangan%20Amerika%20Utara.jpg)



