Equity World Trillium Surabaya – Pasar masih menunggu rilis data Personal Consumption Expenditures (PCE) bulan September yang tertunda, indikator inflasi favorit The Fed, yang dijadwalkan rilis pada Jumat. Suku bunga yang lebih rendah biasanya menguntungkan aset tanpa imbal hasil seperti emas.
Perak naik 102% sepanjang tahun berjalan (YTD) karena kekhawatiran likuiditas pasar akibat arus keluar menuju saham AS, masuknya perak ke daftar mineral kritis AS, serta defisit pasokan struktural.
“Kenaikan perak didorong oleh kekhawatiran pasokan di tingkat bursa,” kata Haberkorn, menambahkan bahwa harga perak bisa segera mencapai $60 per ounce.
DISCLAIMER
Bertransaksilah
dengan Pialang Berjangka PT. EQUITYWORLD FUTURES (EWF) Priority
Trillium – Surabaya , Sahid Sudirman Centre Jakarta dan Praxis –
Surabaya yang Berada dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta
(BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga
Ketahanan dana. Ilustrasi Informasi Diatas Hanya Untuk Kalangan Internal
Terbatas EWF. Mengingat Pesatnya Laju Informasi dan Berita, Ilustrasi
Berita ini Tidak Menggambarkan Secara Keseluruhan Kondisi yang
Berkembang di Pasar. Perlunya Kroscek dari Pembaca Terhadap Ilustrasi
Informasi Diatas Karena Potensi Mis-Interpretasi. Siapapun Dilarang
Menggunakan Informasi Diatas Sebagai Dasar Dalam Pengambilan Keputusan
Transaksi. Perdagangan Berjangka Memiliki Resiko Tinggi & Cara
Transaksi yang Unik. Anda Dapat Menghubungi Wakil Pialang Berjangka Kami
untuk Menerima Informasi Sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.
baca berita berita lainnya di news Equityworld Trillium Surabaya
berita terkait
News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders
sumber ewfpro.com
%20bulan%20September%20yang%20tertunda.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar