Equity World Futures Surabaya – Standard Chartered menilai bahwa emas belum sepenuhnya aman karena gencatan senjata masih rapuh dan fokus pasar mulai beralih ke imbal hasil riil. Selain itu, kebutuhan likuiditas dapat kembali menekan harga. Dari sisi arus dana, emas telah turun sekitar 9% sejak perang dimulai akibat tekanan likuiditas di awal konflik, namun mulai terlihat tanda-tanda minat beli kembali: ETF berbasis emas mencatat penambahan sekitar 25 ton bulan ini setelah sebelumnya mengalami pengurangan sekitar 94 ton pada bulan Maret.
Pada pukul 07.15 waktu Singapura, harga emas spot naik 0,5% menjadi US$4.812,95 per ons, sementara perak menguat 0,6% menjadi US$79,39.
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
DISCLAIMER
Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka PT. EQUITYWORLD FUTURES (EWF) Priority Trillium – Surabaya , Sahid Sudirman Centre Jakarta dan Praxis – Surabaya yang Berada dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Ilustrasi Informasi Diatas Hanya Untuk Kalangan Internal Terbatas EWF. Mengingat Pesatnya Laju Informasi dan Berita, Ilustrasi Berita ini Tidak Menggambarkan Secara Keseluruhan Kondisi yang Berkembang di Pasar. Perlunya Kroscek dari Pembaca Terhadap Ilustrasi Informasi Diatas Karena Potensi Mis-Interpretasi. Siapapun Dilarang Menggunakan Informasi Diatas Sebagai Dasar Dalam Pengambilan Keputusan Transaksi. Perdagangan Berjangka Memiliki Resiko Tinggi & Cara Transaksi yang Unik. Anda Dapat Menghubungi Wakil Pialang Berjangka Kami untuk Menerima Informasi Sejelasnya akan Perdagangan Berjangka. baca berita berita lainnya di news Equityworld Trillium Surabaya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar